Geopark Ngarai Sianok & Maninjau
Geopark Ngarai Sianok & Maninjau
AGAM – Kabupaten Agam,
Sumatera Barat, kembali membuktikan diri sebagai gudangnya destinasi wisata
alam yang eksotis. Di tengah hamparan bukit barisan, terdapat sebuah permata
tersembunyi yang kini mulai dilirik oleh para pencinta alam dan petualang: Ngalau
Binu.
Terletak di kawasan Nagari Kamang
Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, gua alami ini menawarkan pemandangan stalaktit
dan stalagmit yang memukau, dipadukan dengan tantangan akses yang memacu
adrenalin.
Berbeda dengan gua wisata yang
sudah banyak tersentuh pembangunan modern, Ngalau Binu masih mempertahankan
keasliannya. Pengunjung yang masuk ke dalam gua akan disuguhkan pemandangan
ornamen bebatuan kapur yang terbentuk selama ribuan tahun.
Cahaya matahari yang menerobos
masuk dari celah-celah gua (fenomena ray of light) sering kali menjadi
momen yang paling ditunggu oleh para fotografer lanskap. Dinding-dinding gua
yang lembap memantulkan kilau alami, menciptakan suasana mistis namun
menenangkan.
Untuk mencapai mulut gua,
pengunjung harus menempuh perjalanan yang cukup menantang. Jalur trekking
melewati hutan rakyat dan area perkebunan warga menjadi menu pembuka sebelum
sampai di tujuan.
Mengingat kondisi Ngalau Binu
yang masih sangat alami, para pegiat wisata setempat dan tokoh masyarakat
Kamang Mudiak terus mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Para pengunjung diimbau untuk:
Pemerintah nagari dan pemuda
setempat kini mulai menata potensi ini secara swadaya. Diharapkan dengan
pengelolaan yang tepat, Ngalau Binu tidak hanya menjadi spot foto semata,
tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar melalui paket wisata
minat khusus (caving dan trekking).